Thursday, February 21, 2008

Tujuh Pilar Pilihan


Seorang anak sedang memandang sebuah bola yang berada di tepi sebelah sisi dimana dia berpijak.
Dalam benaknya berfikir untuk mengambil satu pilhan atau keputusan : ambil enggak... ambil enggak ... ambil apa nggak ya ? Seperti itu mungkin yang tersirat dalam pikiran anak ini ...
Saraf motoriknya tergerak untuk mengambil bola tersebut tapi gerakan pada saraf organiknya bimbang, karena berfikir efek sampingnya : ah ntar dimarahin mama dan papa, ah aku belum bisa lompat, ah tanganku belum nyampai tuk ambil bola itu, ah aku masih ngeri liat bola dipinggir kolam gitu ..ntar kecemplung deh ... Begitu dan seterusnya anak ini berfikir, sehingga dia tidak bisa berbuat apapun kecuali hanya memandang ....

Kesimpulan saya, anak ini sudah bisa memahami apa arti Sebab dan Akibat, begitukah ? ...

Foto diatas hanya sebagai umpama bagi kita para dewasa, seandainya kita berada pada posisi sama seperti anak tersebut diatas, apa yang akan kita lakukan ? ...



Dua foto ini juga sebagai gambaran tentang upaya anak dalam meraih tujuan memanjat tebing hingga sampai pada puncaknya. Walau panjat tebing dalam foto tersebut adalah sebuah dolanan anak anak dalam bidang Sport.
Mencapai puncak atau tidak mereka tidak mendapatkan hadiah apa apa tapi bagi mereka nggak masalah ... yang penting punya rasa PeDe bisa nyampe puncaknya !

Kapanpun menentukan suatu pilihan, Anda bisa menerapkan tujuh elemen penting dibawah ini yang membantu memperlancar pencapaian tujuan tujuan Anda :

C Concerns ( kepedulian ) merupakan elemen yang penting dan yang mengharuskan menempatkan pilihan pilihan dalam prioritas pertama.

H Hopes ( harapan ) merupakan elemen yang memberi inspirasi untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi dan meningkatkan status Anda dalam kehidupan ini.

O Opportunities ( kesempatan ) merupakan elemen yang tentu saja tidak akan Anda biarkan berlalu begitu saja dan yang dapat diraih jika Anda mengambil pilihan pilihan yang tepat.

I Independence ( kemandirian ) merupakan elemen yang mendorong Anda untuk berusaha mencapai suatu tujuan dengan jerih payah Anda sendiri dan menggapai tempat yang Anda inginkan.

C Capabilities ( kemampuan ) merupakan elemen yang selama ini masih belum tergarap dan dapat dibudidayakan oleh keputusan keputusa positif.

E Ethics ( etika ) merupakan elemen yang pada dirinya mengandung hakikat dan yang berwewenang untuk mencegah Anda agar tidak berjalan diluar Rel.

S Sources ( sumberdaya ) merupakan elemen atau kekuatan baru yang tersedia dan yang bisa Anda manfaatkan untuk menentukan jalan mana yang akan diikuti untuk mencapai kesuksesan.

( Ngutip dari buku Rahasia Sukses Amway : Mengubah kebimbangan menjadi Inspirasi ! )

Melalui Gambaran diatas kadang membuat aku sendiri berfikir alangkah baiknya apabila aku bisa mengikuti pilihan2 tersebut sebagai Wejangan untuk anak2ku di esok hari. Betapa berat tugasku dalam mendidik dan membesarkan anak. Tapi toh itu sudah menjadi kewajiban seorang ibu ...

Hingga aku sudah membuat daftar anggota keluargaku yang memiliki sikap2 positif dan negatif. Kendati demikian aku masih belum menemukan kekuatan dalam mengambil suatu pilihan ...

Yang ada dalam hati dan pikiranku adalah aku sangat mencintai Anak2ku dan aku akan berusaha sebisa mungkin untuk membuka Masa Depan mereka. Memang lumayan sulit mengingat anak2ku tumbuh ditengah tengah lingkungan yang jauh berbeda Kultur dengan kita ...

Aku hanya bisa memberikan contoh2 Positif untuk mereka, disamping dengan Doa dan Doa ...

Foto : Andy, Pinkan & Diaz. Diambil dari kumpulan foto anak2, tahun 2005 dan 2006 ...

2 comments:

Elyani said...

Dith, dikau itu betul2 Ibu yang sangat baiiiiiik sekali sampai huruf "i" nya gak cukup satu. Setiap anak sudah dibekali talenta dan rejeki sesuai dengan kebutuhan-nya. Menurut aku, Judith dan suami sudah berhasil mendidik anak2 dengan baik. Masalah bagaimana mereka menghadapi masa depan nanti rasanya tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Kesuksesan masing2 anak itu tolok ukurnya menurut aku gak sama. Ya biarkan saja mengalir seperti air. Kalau mereka tidak sesukses atau seperti yang kita inginkan, paling tidak mereka sudah dibekali dasar2 yang kokoh oleh kedua ortunya. Hihihi...sok tau banget ya, padahal aku ini asuhan-nya cuma si kaki empat Fatso (sudah ga ada) dan Suneo si kucing nakal!

Judith said...

Danke El Danke ... Doakan saja. Salam untuk Suneo ya...