Friday, February 22, 2008

Das Böse


Wie kommt es, dass Menschen böse sein können ? ...

Das hat mir der Freiheit zu tun, die Gott uns schenkt. Weil er uns aus Liebe geschaffen hat, wollte er uns nicht als Roboter haben, die auf Knopfdruck tun, was er will. Die andere, negative Seite der Freiheit ist die, dass wir uns als Menschen eben auch dafür entscheiden können, nur an uns selbst zu denken.

Immer wieder stehen wir vor der Entsscheidung zwischen Gut und Böse. Oft wollen wir gut zu anderen sein, aber es gelingt uns nicht. " Denn ich tue nicht das Gute, das ich will, sondern das Böse, das ich nicht will ", schreibt Paulus einmal ( Römer 7, 19 ).

Ist das bei dir manchmal auch so ? Dass du gute Vorsätse hast, aber fast keinen von ihnen in die Tat umsetzt ? Wie das kommt ? Weil wir uns nie automatisch für das Gute entscheiden. In jeder sekunde unseres Leben müssen wir uns zum Guten " bekehren ".
Manchmal ist es sogar einfacher, sich für die Dunkelheit zu entscheiden anstatt für das Licht.

Hoffentlich trauen wir uns trotzdem, dem Weg Jesu zu folgen.
Vom : Charles Delhez & Erwin Roosen
Bilder von : Stèpàn Zavrel in Die Bibel für Kinder. ( Ich habe mit Natelkamera Photografiere ).
  • Terjemahan Guneman diatas :
Bagaimana Kejahatan bisa datang pada Manusia ?
Dengan kebebasan untuk berbuat, Tuhan memberikan kita. Karena Dia menciptakan kita dengan Cinta.

Dia tidak menginginkan kita sebagai Robot, yang sekali saja tekan tombol kemudian mendapatkan apa yang dikehendaki. Pada sisi lain yang negativ yaitu kebebasan adalah kita sebagai Manusia karenanya juga bisa memutuskan sesuatu hanya sesuai dengan apa yang kita pikirkan / kehendaki.
Pada saat sebelum mengambil keputusan, seringkali kita berada pada posisi diantara kebaikan dan kejahatan.
Seberapa sering kita berbuat kebaikan untuk yang lain, hal itu tidak membuat kita berhasil. " Aku tidak berbuat kebaikan seperti yang kumau, melainkan aku tidak menginginkan kejahatan, " satukali Paulaus tulis ( Roma 7, 19 ).

Apakah hal itu kadang terjadi pula pada dirimu ? Kamu sudah berniat baik, tetapi hampir tidak ada tindakan dari mereka yang menguntungkan ? Bagaimana hal itu datang ? Karena kita tidak pernah mengambil sebuah keputusan baik secara Otomatis.

Dalam setiap detik kehidupan kita, kita harus " menobatkan " sebuah Kebaikan ...

Terkadang justru lebih mudah mengambil sebuah keputusan untuk sebuah kegelapan daripada keputusan untuk sesuatu yang terang ...
Dari : Charles Delhez & Erwin Roosen
Gambar : Stèpàn Zavrel dalam Bibble untuk Anak.
( saya foto ulang dengan Phonecamera ).

No comments: