Counter jurusan Food dan PerhotelanDalam setahun satu kali, di kota Bern, tepatnya di BEA Bern expo selalu menggelar BAM yaitu Berner Ausbildungsmesse. Yang artinya Pekan Raya Pendidikan-Bern. Sudah bisa dibayangkan tentunya pengunjung adalah rata2 para Mahasiswa dan Pelajar sekolah dari tingkat SD, SMP dan SMA. Dinegara ini tidak ada SMP dan SMA, yang ada yaitu kelas 1 hingga kelas 10. Pada pekan raya pendiikan ini banyak sekali bidang pekerjaan yang dibuka untuk mereka para pelajar yang berminat kerja atau menekuni salah satu bidang sesuai talent mereka. Nggak heran kalo pekan raya ini juga sebagai ajang magang para Student dan Studentin disana. Dari bidang Elektronik, Seni, Perkebunan, Kesehatan, Technologi, Bangunan, Food dan Perhotelan, Theologi, Police, Millitar hingga Mode dll, semua bidang belajar dan bekerja lengkap ada disana.
Dalam kesempatan ini, anakku Diaz, paling tiada lelah bertanya kesana kemari dan mencoba apa saja yang ingin dia ketahui. Toh oleh mereka dibimbing dan diberi pengarahan hingga sedetail2nya. Pada sebuah stand Arloji, Diaz diberi kesempatan untuk ngotak atik sebuah arloji dari merk tertentu. Mur dan Baut yang ada dalam arloji, nggak semudah yang dibayangkan untuk mengkaitkan satu sama lain karena ukuran yang nggak ada semili itu, kurleb 0,7 milmtr kadang harus menggunakan kaca pembesar untuk bisa saling dikaitkan. Pokok-e aku mumet dweeehh liatnya ... tapi Diaz sabar banget hingga sukses merancang sebuah arloji dalam waktu kurleb 45 menit! Dari perusahaan jam ini, Diaz sudah mendapat tawaran untuk 10 tahun kemudian bisa magang diperusahaan tersebut. Jawaban Diaz : "Nein, danke" artinya "nggak, terimakasih" ... Dari stand sebuah gardu Polizei (polisi), Diaz juga sudah mendapatkan sebuah undangan untuk 10 tahun mendatang bisa magang di sebuah Kepoloisian Kanton Bern, karena Diaz sudah memenangkan sebuah Quis yang diadakan dari gardu ini. Diaz senyam senyum bae, he he! Kami sempat mengunjungi sebuah kamp Milliter, sembari beristirahat sejenak sambil ngopi .. aahh akhirnaa. Tapi Diaz tetap aja nggak mau diam ditempat. Segala peralatan milliter dia liat dan coba trus tanya ini dan itu. Tapi para Soldat mah sabaaaarrr banget menjawab, bahkan mereka sempat bikin foto si Diaz. Buat yang satu ini mah nggak perlu segala magang, mengingat diswiss dikenakan Wajib Milliter buat semua pemuda yang telah menginjak umur 18 tahun, selama fisik dan mentalnya memenuhi persyratan.
Sebagian foto2 Diaz dan Pinkan ada pada Slide dibawah ...


Badut2 cilik dari sekolahan Berg di Uetendorf






