Sunday, August 31, 2008

Pekan Raya Pendidikan

Counter jurusan Food dan Perhotelan

Dalam setahun satu kali, di kota Bern, tepatnya di BEA Bern expo selalu menggelar BAM yaitu Berner Ausbildungsmesse. Yang artinya Pekan Raya Pendidikan-Bern. Sudah bisa dibayangkan tentunya pengunjung adalah rata2 para Mahasiswa dan Pelajar sekolah dari tingkat SD, SMP dan SMA. Dinegara ini tidak ada SMP dan SMA, yang ada yaitu kelas 1 hingga kelas 10.
Pada pekan raya pendiikan ini banyak sekali bidang pekerjaan yang dibuka untuk mereka para pelajar yang berminat kerja atau menekuni salah satu bidang sesuai talent mereka. Nggak heran kalo pekan raya ini juga sebagai ajang magang para Student dan Studentin disana. Dari bidang Elektronik, Seni, Perkebunan, Kesehatan, Technologi, Bangunan, Food dan Perhotelan, Theologi, Police, Millitar hingga Mode dll, semua bidang belajar dan bekerja lengkap ada disana.
Dalam kesempatan ini, anakku Diaz, paling tiada lelah bertanya kesana kemari dan mencoba apa saja yang ingin dia ketahui. Toh oleh mereka dibimbing dan diberi pengarahan hingga sedetail2nya. Pada sebuah stand Arloji, Diaz diberi kesempatan untuk ngotak atik sebuah arloji dari merk tertentu. Mur dan Baut yang ada dalam arloji, nggak semudah yang dibayangkan untuk mengkaitkan satu sama lain karena ukuran yang nggak ada semili itu, kurleb 0,7 milmtr kadang harus menggunakan kaca pembesar untuk bisa saling dikaitkan. Pokok-e aku mumet dweeehh liatnya ... tapi Diaz sabar banget hingga sukses merancang sebuah arloji dalam waktu kurleb 45 menit! Dari perusahaan jam ini, Diaz sudah mendapat tawaran untuk 10 tahun kemudian bisa magang diperusahaan tersebut. Jawaban Diaz : "Nein, danke" artinya "nggak, terimakasih" ...
Dari stand sebuah gardu Polizei (polisi), Diaz juga sudah mendapatkan sebuah undangan untuk 10 tahun mendatang bisa magang di sebuah Kepoloisian Kanton Bern, karena Diaz sudah memenangkan sebuah Quis yang diadakan dari gardu ini. Diaz senyam senyum bae, he he! Kami sempat mengunjungi sebuah kamp Milliter, sembari beristirahat sejenak sambil ngopi .. aahh akhirnaa. Tapi Diaz tetap aja nggak mau diam ditempat. Segala peralatan milliter dia liat dan coba trus tanya ini dan itu. Tapi para Soldat mah sabaaaarrr banget menjawab, bahkan mereka sempat bikin foto si Diaz. Buat yang satu ini mah nggak perlu segala magang, mengingat diswiss dikenakan Wajib Milliter buat semua pemuda yang telah menginjak umur 18 tahun, selama fisik dan mentalnya memenuhi persyratan.
Sebagian foto2 Diaz dan Pinkan ada pada Slide dibawah ...




13 comments:

Andri Journal said...

Waduh..Swiss nganggo wajib militer to mbak?Berarti umur 18 tahun diajari mbedhil nuh?Nang kono universitas sing ono fakultas kedokterane jenenge universitas opo?

Judith said...

Milliter kan nggak mbedil aja Ndri, banyak kegiatan Training dan Sosial lainnya.

Universitas diswiss hampir semua ada fakultas kedokteran, kecuali kalo mau ambil Specialis dokter, ya .. harus ke bagian Facharzt di kota besar Zurich. Yang aku tau kiy Universitas diswiss namanya berdasarkan letak kota, koyok Unversitat Bern, Universitat Zurich atau Universitat Basel.

Maturnuwun pak dokter.

Lisa said...

jam buatan swiss memang paling tob deh... ya ngga mbak ?

Anonymous said...

Weleh weleh...cah cilik wes iso ngrakit jam..pinter no mbak putrane sampeyan kuwi...Lha saya ngrakit tamiya aja masih salah-salah, hehehe
Met Puasa Mbak...

Mama Krucils said...

wahh kalo di indo juga mesti wajib militer, bisa pusing 7 keliling aku .. hehhe ..

Tha..^^ said...

wewww...puji Tuhan disini ngga ada wajib militer-wajib militeran ya mhihihihihihi...

Anonymous said...

haiz... si diaz pinter sekali. nurun dari mama or papanya tuh?

wajib militer? serem ga?

Aku said...

dari dulu, kalau dibilang jam buatan dari swiss, imagenya yang ,umcul di fikiran adalah jam yang sangat mahal karena kualitasnya paling bagus.

klu ada pameran otak-atik jam, aku juga mau ikut..he...he

Judith said...

# Lisa : Kayaknya iya deh .. hi hii..

# Tukang Nggunem : Maturnuwun Git..

# Febrie . bener Feb, repot ya .. he he!

# Tha : iya Tha, Puji Tuhan ya ..

# Hans : Wajib Militer nggak serem lah Hans, kan banyak olah raga. Sehat lho! hi hii.. Diaz pinter nurun Mbah Kakung e di JKT. ha ha! TQ..

# Aku . Boleh ku, he he .. Betul image-mu itu,TQ.

Anonymous said...

waaaa...Diaz..keyeeen! hihi.. pinter banget ni anaknya Judith, rasa ingin tahuna besar ya.. ternyata swiss ada wamil juga ya..

Judith said...

Sama pinternya kayak mbak Elmo, he he..

A.G said...

bucil Diaz ada bakal jd tukang jam hehe... di Swiss kan pabrik jam terbagus didunia.. nanti tante AG dikirmi satu :p

Judith said...

Tapi merk jam buatan swiss kiy buanyak Yin, biasane yang terbagus ya yang termahal.. he he, payahnya Diaz nggak punya cita2 merakit jam. Ntar dweh tak bimbing pelan2 siapa tau Diaz mau, hi hii dan bisa kirim jam tangan buat tante Ayin :D