Saturday, May 24, 2008

Menanti ...

Pekerjaan menunggu terlalu membuang waktu dan nggak produktif, dulu kupikir gitu hiks! tapi kenyataan hal itu adalah uji kesabaran! Dibalik penantian itu ada hikmahnya. Ternyata ...

Jika kita ingin datang kedalam hadirat Allah, kita harus belajar seni menanti Allah. Tidak ada keterburu-buruan dan kerepotan dalam menanti hadirat Allah. Kita diciptakan untuk mengenal dan mengasihi Allah. Tanpa persekutuan yang akrab setiap hari bersamaNYA maka tidaklah mungkin melayani Dia secara efektif.

Sejak aku mengalami kejadian2 yang luar biasa dalam hidupku, aku jadi belajar untuk hidup dalam kebergantungan mutlak kepada Allah. Apabila kita bersama Allah, kita akan menemukan karakter dan sifat Allah. Kita akan menemukan bahwa Allah mengasihi orang, trus orang yang berdoa akan dilanda kasih itu. Dan kasih Allah akan memotivasi si umat percaya untuk bertindak. Begitulah yang kualami ...

Berasa hidup dalam generasi teknologis! Tapi, kerajaan Allah tidak bisa dibangun atas sesuatu bentuk publisitas yang canggih. Kuserahkan diriku dalam doa biar aku nggak kehabisan semangat. Seperti kekekalan, doa tak mengenal batas waktu, doa meninggalkan impaknya pada generasi-generasi mendatang ...

Doa mengubah tragedi menjadi kemenangan ...

Photobucket

10 comments:

Aku said...

Aku juga pernah dilanda rasa kayak gitu, semangat turun. Trus aku berusaha mengisinya lagi dengan mendengarkan lagu rohani kayak karyanya Dr Niko atau Franky atau Hillsongs , trus pernah juga sampe ngikutin ibadah dua kali sehari...huahauah..., kan iman timbul dari pendengaran.

Teteup semangat mbak...

Andri Journal said...

"Doa mengubah tragedi menjadi kemenangan."
Dalam agamaku,ada kepercayaan bahwa bila Tuhan menyayangi hamba-Nya,maka dosanya akan dibersihkan di dunia dalam bentuk musibah.Jadi,bila kita mendapat musibah,bukannya Tuhan tidak menyayangi kita..justru sebaliknya!
Semoga kita selalu diberi petunjuk ke jalan yg benar.Amin.
^_^

laurencia said...

Thanks Judith ..postingannya menguatkan ....

.: AngeL :. said...

tenang bgt klo udah denger puji-pujian...
duh aq sering jg ngalamin kyk gini
maklum aq tulang punggung keluarga, jd semua mslh kutanggung sendiri, tanpa Dia aq ga akan setegar skrg ini

Anonymous said...

"Allah mengerti, Allah peduli.." *nyanyii nii :D q juga pernah merasa cape, tapi Tuhan juga yang menguatkan kembali.. Tetep semangat ya judith!^^

Judith said...

## To Aku : Thanks Aku, hidup semangat! ...

## To Andri : Maturnuwun kang dokter..

## To Laurencia : Makasih sama2 ya ..

## To Angie : Thanks Angie, semoga kamu terus menerus diberi kekuatan dan kesabaran ya..

# To Elmo : iya mo, satu2nya jalan cuma kepadaNYA dalam segala suasana, rela dan ikhlas ...
Makasih ya mo ..

Anonymous said...

paling boring lok harus nunggu****

Judith said...

## To Tgh Nizar : Makanya menunggu itu ibarat uji kesabaran, he he!

Makasih Nizar ..

Anonymous said...

ikutan nyanyi ah...
... tapi satu yang Dia minta, agar kita percaya, sampai mujizat menjadi nyata...

Judith said...

Nah, itu aku percaya banget Hans .. memang Mijizat itu ada dan kupercaya kalo Mujizat itu memang benar2 nyata..

GBU Hans..