Friday, March 28, 2008

Sibuk Ruwet ...


Kuanggap foto ini sama seperti isi kepalaku yang lagi ruwet, nglingker2 kayak gitu ! Hwaaa ...
Ruwet mbundet deh kalo aku lagi sibuk, nggak cuma tenaga aja yang abis terkuras tapi palaku puyeng alias banyak mikir ! Artis bukan, pejabat bukan, selebriti bukan, karyawan bukan, dokter bukan, lha kok aku bisa tenggelam dalam kesibukkan yang nggak henti2nya. Bahkan tengah malampun kalo lagi pules2nya bobok, kebangun deh kalo si Andy kecilku rewel.
Kadang aku merasa kehilangan diriku sendiri. Karna aku merasa tiba2 sadar kalo aku bukanlah seseorang yang selama ini kupikirkan. Yee, tobat soto babat ! Q pernah coba hilangkan hal itu tapi makin kuat kucoba kok makin sulit kuhilangkan. Tapi kalo aku lagi nggak berusaha menghilangkannya, justru aku kehilangan, jadi diriku kehilangan sesuatu kalo aku nggak menyadarinya. Binun kan ? Q juga ! ....
Q dah lupa, ada sebuah tulisan di Injil tapi bagian mana, kalimat mengenai "Kehilangan diri supaya menemukan diri" . Orang menemukannya dalam karya tulis yang paling religius dan dalam semua literatur religius, spiritual dan mistik.
Q harap aku nggak nyakiti diriku sendiri, aku nggak mau bikin diriku menderita. Itu tindakan nggak bagus ! sama seperti mengalahkan diri sendiri dong ... satu hal yang akan kontra - produktif ! Hiiiiikksss ...
Q nggak pernah dipenuhi oleh diriku seperti pada saat aku berada dalam keadaan sakit ---->cian baru sadar ...
Perhatianku nggak pernah begitu penuh terpusat pada diriku, seperti pada saat aku tertekan !Anehnya, aku kok nggak siap melupakan diriku pada saat aku lagi Happy ...

2 comments:

Elyani said...

Dith, ono opo toh? Kok kayanya bebanmu itu beraaaat sekali. Adik-ku tempo hari juga begitu. Capek ngurus satu anak yg baru beranjak remaja, capek kerjaan dikantor, ditambah beban cari rumah/apartemen yg tidak gampang di Singapura. Sontoloyonya si pemilik tempat dia tinggal sebelumnya (dia sewa sudah 8 tahunan) tiba2 memutuskan akan menggunakan apartemen yg sudah lama disewa adik-ku itu. Akhirnya dengan waktu yg serba mepet ditambah jadwal kerja yg super padat, dia pontang panting mindahin dan nitipin sebagian barang2nya ke rumah kawan-nya. Akhirnya adik-ku kecapekan dan stress berat sampai akhirnya dia bilang dia menangis meraung-raung saking sedihnya dengan semua beban yg harus dia tanggung sendirian. Mana jauh dari keluarga dan sebagai orang tua single pula. Aku cuma bisa mendengarkan curhat-nya saja. Maunyan dia sih aku main kesana supaya dia bisa ngobrol lebih banyak. Tapi jadwalku mid-April nanti malah langsung ke Malaysia, jadi gak bisa ketemu dia. Aku prihatin dan ingin bantu tapi jarak dan waktu yg tidak memungkinkan. Aku bilang sama adik-ku..kalau ingin menangis..menangislah sepuasnya, jangan di-tahan2. Habis itu minum air yg banyak, tenangkan diri dan berdoa. Aku sendiri justru jarang berdoa...tapi kok ya iso2ne menasihati orang lain untuk berdoa..hehehe! Lha, kalau gak masa aku sarankan untuk dugem...:)

Anonymous said...

looo auntie lagi down yaa? *cemangat!!! hehehe.. tapi kata-katanya jadi puwitis ni auntie :D.. duh,moga-moga auntie bisa dapet spirit en dont worry be happy!!^^