Monday, February 25, 2008

Memory Banjir



Di Swiss juga bisa banjir. Foto ini diambil dari peristiwa banjir terbesar di Swiss 2 tahun lalu. Hampir seluruh kota2 besar di Swiss rata dengan air termasuk kota Thun, kota dimana tidak jauh dari kami tinggal. Dari Hilir hingga Danau dan kali sekalipun airnya mbludhak hingga ke darat dan menggenangi perumahan2, toko2, restaurant dan jalan raya ...
Hanya di bagian Pedesaan diatas gunung atau dataran tinggi lainnya yang tidak terkena banjir tsb.
Peristiwa yang lebih ngenesnya lagi, barang2 sandang pangan yang mereka simpan dalam KELLER yaitu Gudang bawah tanah, juga lebih parah terendam air. Mereka tidak sempat lagi menyelamatkannya, yang penting nyawa dulu boo ...
Kalo sudah begini ada pihak tertentu yang lebih sedih lagi selain para korban yang tertimpa banjir, yaitu para pihak Asuransi ! Mereka sangat dibutuhkan Konsekwensinya tentu saja .. Karena semua peristiwa itu adalah Natur Katastrophe ( Bencana Alam ), jadi tidak ada Diskusi lagi ! Tidak perlu ditinjau lagi ini dan itunya ...
Tapi 2 tahun belakangan ini kendati masih terjadi banjir namun tidak separah 2 tahun yang lalu. Mudah mudahan saja tidak terjadi lagi banjir besar seperti itu, mengingat cuaca di Swiss dingin dan kalau banjir tentunya akan tambah dingin. Kasihan para rakyat jelata tidak bisa menikmati keindahan musim panas, karena mereka harus bergotong royong untuk saling membantu bebenah dan resik resik ...

3 comments:

Anonymous said...

bedanya ama di Indo, banjirnya airnya ga butek yah...
kalo di Indo kan kalo banjir airnya coklat keruh, campur macem2. Hehehehe....

sunshine said...

meski beda ama indo
tetep aja mas sengsara

Judith said...

## Untuk Hans : Makasih banyak, saya nggak tau sudah kurang lebih 2 tahun belakangan ini swiss mudah terkena banjir dan airnya begitu saja warnanya,hihi ...

Salam untuk Angel-mu Hans ..

## Untuk Jo : Iya Jo ... tapi untungnya tidak ada korban jiwa. Cuma tetep kasian aja,pabrik2 keju pada rugi,karena keju yg disimpan digudang bawah tanah semuanya kerendam air ...

Kesian juga yak pihak asuransi ...wakakakakk .

Salam.